Copyright By www.insomniaandtheproblem.blogspot.com. Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Ini Dia Negara 'Raja Minyak' Dunia

Written By Unknown on Monday, September 24, 2012 | 1:01 AM

Jakarta - Harga minyak saat ini mulai bergejolak karena berbagai sentimen seperti terbatasnya pasokan. Ditambah dengan konflik Iran dengan Amerika dan adanya krisis Uni Eropa.

Sama seperti Iran, negara-negara penghasil minyak terbesar di dunia sering kali mengalami gejolak politik yang tak terduga, sehingga menyebabkan naiknya harga minyak mentah. Contoh lain seperti yang terjadi di Libya tahun lalu.

Seperti dikutip dari CNBC, Senin (24/9/2012), Energy Information Administration (EIA) mencatat produksi minyak global mencapai 88,76 juta barrel. Timur Tengah memberi kontribusi tertinggi sebesar 31%, Amerika Utara 20%, Eropa 11%, Africa, Asia dan Oceania 9%, serta Amerika Tengah dan Selatan 5%.

Siapa saja negara penghasil minyak terbanyak di dunia atau 'Raja Minyak'?


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Siap-siap, 1000 Pegawai Kemenkeu Bakal Ditarik ke OJK

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan menarik sekitar 1.031 pegawai Bapepam-LK Kementerian Keuangan untuk mengisi SDM di lembaga pengawas keuangan baru tersebut. Untuk itu, ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad akan segera mengirimi surat kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk meminta izin atas pengalihan pegawainya.

"Setelah selesai membuat struktur OJK, kita akan segera mengirimkan surat kepada Menkeu untuk pengisian SDM," ujar Muliaman saat ditemui dalam diskusi OJK di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Kebutuhan pegawai ini, lanjut Muliaman disebabkan karena mulai awal Januari 2013, pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) yang sebelumnya dipegang Bapepam-LK sudah harus dialihkan ke lembaga OJK ini.

"Tiga bulan pertama, mereka akan ditanya apakah ingin kembali menjadi PNS Kemenkeu atau bertahan di OJK," ujarnya.

Selain itu, Muliaman menyatakan dalam periode sama, OJK juga membutuhkan tenaga tambahan untuk mengurus edukasi dan perlindungan konsumen, internal audit, dan administrasi.

"Tidak tertutup bahwa OJK akan melakukan rekruitmen karena ingin memperluas OJK di bidang edukasi dan perlindungan konsumen," jelasnya.

Pada tahun berikutnya, Muliaman menambahkan OJK akan menarik pegawai Direktorat Pengawasan di Bank Indonesia.

"Kira-kira pegawai di BI ada sekitar 1.500 orang. Jadi total pada awal, sekitar 2.500 pegawai," tandasnya.

(nia/dru)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Dahlan Iskan Rombak Direksi Pengelola Bandara Soekarno-Hatta

Feby Dwi Sutianto - detikfinance

Senin, 24/09/2012 12:52 WIB

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini merombak jajaran direksi PT Angkasa Pura II (Persero). Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN, Nomor : SK-361-MBU/2012 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Infrastruktur dan Logistik Herry Susatyo di Kementrian BUMN.

Seperti dikutip detikFinance dalam siaran persnya, Senin (24/9/2012). Dalam surat keputusan tersebut, Dahlan melakukan pengalihan tugas jajaran direksi dan mengangkat direksi perseroan yang mengelola bandara wilayah Indonesia bagian barat ini.

Berikut ini struktur direksi baru PT Angkasa Pura II (Persero):

  • Direktur Utama: Tri S Sunoko
  • Direktur Operasi Kebandarudaraan: Endang A Sumiarsa
  • Direktur Pengembangan Kebandarudaraan & Teknologi: Salahudin Rafi
  • Direktur Komersial Kebandarudaraan: Rinaldo J Aziz
  • Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha: Sulistyo Wijayadi
  • Direktur Keuangan: Laurensius Manurung
  • Direktur SDM dan Umum: Hari Cahyono

Susunan Direksi PT Angkasa Pura II (Persero) sebelumnya:
  • Direktur Utama: Tri S Sunoko
  • Wakil Direktur Utama: Rinaldo J Aziz
  • Direktur Operasi dan Teknik: Salahudin Rafi
  • Direktur Komersial & Pengembangan Usaha: Sulistyo Wijayadi
  • Direktur Keuangan: Laurensius Manurung
  • Direktur Personalia dan Umum: Endang A Sumiarsa

(feb/hen)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Kenapa Jasa Marga Pilih Bangun Monorel Senayan-Cibubur?

Jakarta - PT Jasa Marga Tbk membatalkan rencana pembangunan jalan tol layang Senayan-Cibubur dengan proyek monorell. Apa alasan Jasa marga?

Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman mengatakan, pembangunan jalan tol melayang Cibubur-Senayan tidak ekonomis. Jika dibangun tarifnya mencapai Rp 28.000 sekali jalan. Ini bakal membebankan konsumen.

"Dari hasil Pre FS (feasibility study/kajian), tarif dari Adhi Karya terlalu mahal. Tarif tidak mampu menarik pengendara mobil. Masih akan andalkan tol lama (dalam kota) karena lebih murah," kata Adityawarman dikutip detikFinance, Senin (24/9/2012).

Proyek tol melayang ini memang digarap oleh tiga BUMN yakni Adhi Karya, Wijaya Karya, dan Jasa Marga. Namn pembangunan monorel dinilai lebih menghemat biaya kontruksi, monorel juga memiliki daya angkut lebih besar.

Sebagai pengelola jalan tol, Jasa Marga justru mendorong pembangunan monorel Cibubur-Senayan. Perseroan bersama BUMN lain bertindak sebagai pemilik saham atas proyek monorel tersebut.

Lagi pula Jasa Marga masih memiliki kepentingan, karena tiang-tiang monorel berada di lahan jalan tol dalam kota milik mereka. "Kita sebagai pemilik atas proyek. Tidak masalah," paparnya.

Ketiga BUMN ini juga siap menggandeng PT Kereta Api (Persero) sebagai operator monorel tersebut. "Tentu akan gandeng PTKA, karena mereka yang paling pengalaman akan ini. Namun ide ini masih kita rumuskan," paparnya.

Jasa Marga berencana membangun monorel di atas jalan tol (elevated) dalam kota untuk rute Cibubur-Senayan. Cara ini lebih efektif mengurangi kepadatan kendaraan di jalan dan memperlancar aktivitas masyarakat dari Bogor atau Cibubur.

Atas rencana ini, Jasa Marga berencana menghadirkan parkir kendaraan yang ekstra luas bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan moda transportasi masal tersebut.

"Kita akan sediakan lahan untuk menampung mobil baru masyarakat yang pakai monorel. Mobil diparkir," katanya.

Lahan ini diperkirakan mampu menampung 1.000 mobil. Namun ide ini masih terus dimatangkan perseroan, termasuk posisi lahan parkir ekstra tersebut.

"Lahannya belum namun kalau melihat posisinya, tanah yang masih cukup luas antara pintu tol Cibubur dengan Bukit Golf (Cimanggis). Kita bebaskan untuk parkir," paparnya.

Ongkos pembangunan monorel dianggap lebih murah dibandingkan jalan tol. Biaya struktur lebih efisien karena beban angkut monorel lebih kecil dibandingkan mobil.

"Pembangunannya jauh lebih murah karena kalau monorel bisa dipastikan bebannya. Namun mobil jika dalam keadaan macet, semua menumpuk. Beban jadi lebih besar," ucap Adit.

(dnl/hen)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

IHSG Bakal Tembus 5.000 di 2013

Jakarta - Pasar modal Indonesia tetap tumbuh tahun depan, dengan potensi IHSG bisa mencapai 5.000 hingga akhir 2013. Dukungan makro ekonomi dan masih tingginya imbal hasil di pasar modal menjadikan indeks terdorong ke luar.

Demikian disampaikan Ferry Wong, Head of Indonesia Research, Strategy Citi Indonesia di Jakarta, Senin (24/9/2012).

"Outlook potensial upside kami tahun depan mencapai 5.000 akhir tahun depan. Atau ada pertumbuhan 18% dari setiap sektor," katanya.

Ferry menambahkan, target ini mudah dicapai mengingat rata-rata pertumbuhan indeks saham Indonesia mencapai 20%-25%. Hingga akhir 2012 IHSG juga masih bisa menyentuh level 4.450.

"Target indeks tahun masih sama. 4.450, dari posisi saat ini 4.200 bisa terkejar," tambahnya.

Sektor saham-saham perbankan, properti, manufaktur dan pengelola jalan tol seperti ASII, BMRI, BBRI, BBNI, JSMR. Sedangkan lima besar mid-caps antara lain ASRI, BSDE, SSIA, LSIP, IMAS.

(wep/dru)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Indonesia Semakin Menarik untuk Investasi

New York - Indonesia semakin menarik bagi negara asing untuk menanamkan investasi. Amerika Serikat (AS) misalnya, investasinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Dipastikan investasi AS di Indonesia pada 2012 melebihi US$ 1,7 miliar, di luar bidang pertambangan dan minyak.

Masa depan investasi di Indonesia yang gemilang ini disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa kepada wartawan di Hotel Millennium, New York, seusai mengikuti briefing oleh Presiden SBY, Minggu (23/9/2012).

Hatta dan sejumlah menteri hadir di New York mendampingi Presiden SBY untuk menyampaikan pidato pada Sidang Umum Majelis Umum PBB dan kegiatan Indonesia Investment Day.

Terkait semakin meningkatnya investasi negara asing di Indonesia itu, Hatta tidak bicara tanpa data. Dia membeberkan data dari The United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) yang dipublikasikan pada 2012 bahwa Indonesia kini berada di urutan ke-4 dunia dalam pertumbuhan investasi. "Indonesia berada di urutan keempat, setelah China, Amerika Serikat, dan India. Ini sangat dahsyat," kata Hatta.

Seiring dengan semakin berkembangnya pasar di Asia, Indonesia juga semakin dilirik oleh negara-negara asing dalam menanamkan investasi. AS, misalnya, yang tahun 2010 lalu terlempar ke posisi 7 dalam jumlah investasi di Indonesia, saat ini bangkit kembali. Pada 2011, AS menempati rangking keempat, setelah Singapura, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel), dengan nilai investasi US$ 1,7 miliar.

"Ini diluar investasi di mineral, pertambangan, dan minyak. Kalau pertambangan dan minyak dimasukkan, AS bisa menjadi nomor 1. Karena Chevron saja sudah investasi sampai miliaran Dollar," kata Hatta.

Pada awal 2012, hingga Mei investasi AS di Indonesia sudah mencapai US$ 900 juta. "Trend peningkatan tidak linier, sehingga hampir dipastikan investasi AS di Indonesia pada tahun ini akan melampaui 2011," jelas Hatta.

Nilai investasi di Indonesia meningkat tajam. Bahkan, pada 2011 terjadi peningkatan investasi sebesar 20% yang merupakan pertumbuhan tertinggi dalam sejarah, yaitu menjadi sebesar US$ 19 miliar. Pada 2012, diperkirakan investasi di atas US$ 20 miliar dan pada 2013 diperkirakan sudah mencapai US$ 30 miliar.

Peningkatan investasi inilah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih sangat baik di atas 6%. Pada 2013, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 6,8%, yang rinciannya dari kontribusi 3,2% dari pertumbuhan investasi, 2,9% dari pertumbuhan konsumsi dan sisanya dari kegiatan ekspor dan impor dan APBN.

Meningkatnya investasi di Indonesia ini tumbuh juga dipengaruhi program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah dicanangkan pemerintah. Anggaran untuk proyek MP3EI ini sampai 2015 diperkirakan sebesar Rp 4.000 triliun.Tahap pertama dibutuhkan Rp 1.000 triliun.

"Dan dalam rapat di Bogor beberapa waktu lalu, saya ketuk palu bahwa sumber anggaran (investasi) dari Rp 1.000 triliun itu, 15 persennya dari APBN, sisanya dari full investment dan swasta nasional," kata Hatta.

Seperti diketahui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat total realisasi investasi selama kuartal II 2012 mencapai sebesar Rp 76,9 triliun.
Dari jumlah itu berasal dari realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 56,1 triliun.

Adapun berdasarkan asal negara, lima investor asing terbesar yaitu Singapura US$ 0,8 miliar, disusul Amerika Serikat US$ 0,7 miliar, Australia US$ 0,6 miliar, Jepang US$ 0,5 miliar, dan Korea Selatan US$ 0,5 miliar.

(asy/hen)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Dirjen Pajak Keluhkan Kekurangan 30.000 Pegawai

Jakarta - Rasio perpajakan (tax ratio) Indonesia sekitar 12,3%, angka ini dinilai terlalu kecil dibandingkan negara lain, namun rendahnya tax ratio ini dikarenakan kurangnya jumlah pegawai pajak sekitar 30.000 pegawai.

Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany, tax ratio Indonesia memang masih rendah, jika dibandingkan dengan negara lain.

"Tetapi ini memang tidak bisa dibandingkan apple to apple atau negara dengan negara, seperti Jepang tax ratio nya mencapai 85%, China 17%, disana tinggi dikarenakan didukung jumlah pegawai yang banyak," kata Fuad dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (24/9/2012).

Menurut Fuad, di Jepang tax ratio mencapai 85% dikarenakan selain di Jepang negara maju, jumlah pegawainya pajaknya mencapai 66.000 pegawai.

"Di Jepang pegawai pajaknya mencapai 66.000 pegawai, dua kali lipat dibandingkan dengan kita (Indonesia) yang hanya 31.000 pegawai," ucap Fuad.

Ditambahkan Fuad, bahkan dibandingkan Vietnam yang 15 tahun masih tertinggal dengan Indonesia jumlah pegawai pajaknya mencapai 42.000 pegawai pajak.

"China saja punya pegawai pajak 880.000, Australia yang jumlah penduduknya 1/10 dengan kita jumlah pegawainya mencapai 23.000 pegawai," ungkapnya.

Makanya Fuad berharap ada tambahan jumlah pegawai lagi mencapai 30.000 lebih atau pada 2014 jumlah pegawai pajak bisa mencapai 66.000 pegawai.

"Kalau ditanya kita perlunya berapa, saya berharap 2014 jumlah pegawai pajak mencapai 60.000 pegawai atau doebel jumlahnya dari jumlah yang ada saat ini sekitar 31.000 pegawai," ujarnya.

Tapi kata Fuad, menang diakui penambahan jumlah pegawai pajak tidak lah mudah, Direktoratnya harus bersaing dengan departemen lain terutama dari perbankan.

"Tapi penambahan pegawai juga tidak mudah, kita harus bersaing dengan bank dan direktorat lain untuk menadapatkan tambahan SDM, karena juga berkaitan berapa tiap tahunnya perguruan tinggi mencetak sarjana akutansi, sarjana hukum, kalau kita ambil semua ya yang lain juga tidak kebagian," tandasnya.

(rrd/dru)


1:01 AM | 0 komentar | Read More

Ekonom Citi: Harga BBM Subsidi Harus Naik

Jakarta - Harga BBM subsidi di Indonesia sudah terlalu murah dan menggerus anggaran infrastruktur. Padahal anggaran infrastruktur penting untuk menggenjot perekonomian.

Head of Indonesia Research and Strategy Citi Indonesia Ferry Wong mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi dibutuhkan sehingga bisa menstimulus perekonomian.

"Harus ada kenaikan BBM karena positif untuk pasar Indonesia. Utilisasi untuk infrastruktur masih rendah," kata Ferry di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Ferry menambahkan, kebutuhan infrastruktur Indonesia masih tinggi. Untuk itu penting mendorong terlaksananya pembangunan infrastruktur. Bahkan harus dipercepat, dengan cara penambahan anggaran infrastruktur.

"Fundamental ekonomi Indonesia bagus. Investasi asing langsung terus masuk. Terlebih cost of fund masih rendah. Dari hasil pembicaraan dengan beberapa korporasi, mereka masih menganggarkan capital expenditure. Masih terus ekspansi, karena business confidence tinggi," tuturnya.

"Indonesia sudah bergerak ke manufactur job creation. PE (price earning) Indonesia masih 13,6 kali, lebih mahal dari China yang 8-9 kali. Namun China, India sudah mengalami perlambatan ekonomi," ucapnya.

Menurut data pemerintah, 77% dari subsidi BBM yang nilainya ratusan triliun, justru dinikmati orang yang tak berhak, bahkan banyak diselundupkan.

Dalam nota keuangan RAPBN 2013, pemerintah menetapkan besaran subsidi BBM jenis tertentu, LPG tabung 3 kg dan LGV 2013 yang mencapai Rp 193,8 triliun. Sebanyak 46 juta KL BBM subsidi disiapkan pemerintah tahun depan. Jumlahnya bukan menurun malah naik dan menggerus anggaran pemerintah, padahal tidak tepat sasaran.

Anggaran subsidi BBM ini juga bisa dipastikan bakal naik dari anggaran awal, karena kondisinya seperti itu tiap tahun. Di tahun ini saja dari anggaran awal Rp 137,4 triliun, subsidi BBM bakal melonjak sampai Rp 216 triliun.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto pernah mengatakan, subsidi BBM tidak tepat lagi. Harga seliter BBM subsidi yang lebih murah dari 1 botol air mineral, sudah tidak masuk akal.

Menurut Suryo, subsidi energi (BBM dan listrik) yang mencapai hampir Rp 300 triliun dinilai terlalu besar, dan habis hanya untuk dibakar.

"Bayangkan kalau Rp 300 triliun tersebut dialihkan ke infrastruktur dan pendidikan. Banyak yang merasakan dampaknya, seperti pembangunan infrastruktur efeknya akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan geliat ekonomi, dan pengusaha pastinya akan memanfaatkannya juga. Bandingkan dengan subsidi BBM dan listrik saat ini, ya yang menikmati kita-kita ini (pengusaha) dan orang mampu," paparnya.

Sebelumnya, menurut laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), seringkali terjadi penyelundupan BBM subsidi yang jumlahnya lumayan. Terakhir, ada sekitar 1.700 KL BBM subsidi diduga yang diselundupkan di Kalimantan. Bahkan ada juga oknum aparat keamanan yang juga membekingi BBM subsidi untuk diselundupkan ke industri.

Bahkan Menteri ESDM Jero Wacik mengakui, selama ini penyelundupan BBM subsidi makin banyak karena harga BBM subsidi yang terlalu murah yaitu Rp 4.500 per liter dibandingkan BBM non subsidi sekitar Rp 9.700 per liter.

Jero Wacik tak menampik adanya penyelundupan BBM subsidi. Bahkan menurut Jero, aksi penyelundupan BBM subsidi makin banyak walaupun sudah banyak yang tertangkap. Hal ini salah satunya disebabkan oleh makin lebarnya perbedaan harga antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi.

"Kita sudah tangkap mereka, tapi yang menyelundup makin banyak lagi, semakin banyak akal-akalan mereka", kata Jero.

(wep/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Ekonom Citi: Harga BBM Subsidi Harus Naik

Jakarta - Harga BBM subsidi di Indonesia sudah terlalu murah dan menggerus anggaran infrastruktur. Padahal anggaran infrastruktur penting untuk menggenjot perekonomian.

Head of Indonesia Research and Strategy Citi Indonesia Ferry Wong mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi dibutuhkan sehingga bisa menstimulus perekonomian.

"Harus ada kenaikan BBM karena positif untuk pasar Indonesia. Utilisasi untuk infrastruktur masih rendah," kata Ferry di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Ferry menambahkan, kebutuhan infrastruktur Indonesia masih tinggi. Untuk itu penting mendorong terlaksananya pembangunan infrastruktur. Bahkan harus dipercepat, dengan cara penambahan anggaran infrastruktur.

"Fundamental ekonomi Indonesia bagus. Investasi asing langsung terus masuk. Terlebih cost of fund masih rendah. Dari hasil pembicaraan dengan beberapa korporasi, mereka masih menganggarkan capital expenditure. Masih terus ekspansi, karena business confidence tinggi," tuturnya.

"Indonesia sudah bergerak ke manufactur job creation. PE (price earning) Indonesia masih 13,6 kali, lebih mahal dari China yang 8-9 kali. Namun China, India sudah mengalami perlambatan ekonomi," ucapnya.

Menurut data pemerintah, 77% dari subsidi BBM yang nilainya ratusan triliun, justru dinikmati orang yang tak berhak, bahkan banyak diselundupkan.

Dalam nota keuangan RAPBN 2013, pemerintah menetapkan besaran subsidi BBM jenis tertentu, LPG tabung 3 kg dan LGV 2013 yang mencapai Rp 193,8 triliun. Sebanyak 46 juta KL BBM subsidi disiapkan pemerintah tahun depan. Jumlahnya bukan menurun malah naik dan menggerus anggaran pemerintah, padahal tidak tepat sasaran.

Anggaran subsidi BBM ini juga bisa dipastikan bakal naik dari anggaran awal, karena kondisinya seperti itu tiap tahun. Di tahun ini saja dari anggaran awal Rp 137,4 triliun, subsidi BBM bakal melonjak sampai Rp 216 triliun.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto pernah mengatakan, subsidi BBM tidak tepat lagi. Harga seliter BBM subsidi yang lebih murah dari 1 botol air mineral, sudah tidak masuk akal.

Menurut Suryo, subsidi energi (BBM dan listrik) yang mencapai hampir Rp 300 triliun dinilai terlalu besar, dan habis hanya untuk dibakar.

"Bayangkan kalau Rp 300 triliun tersebut dialihkan ke infrastruktur dan pendidikan. Banyak yang merasakan dampaknya, seperti pembangunan infrastruktur efeknya akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan geliat ekonomi, dan pengusaha pastinya akan memanfaatkannya juga. Bandingkan dengan subsidi BBM dan listrik saat ini, ya yang menikmati kita-kita ini (pengusaha) dan orang mampu," paparnya.

Sebelumnya, menurut laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), seringkali terjadi penyelundupan BBM subsidi yang jumlahnya lumayan. Terakhir, ada sekitar 1.700 KL BBM subsidi diduga yang diselundupkan di Kalimantan. Bahkan ada juga oknum aparat keamanan yang juga membekingi BBM subsidi untuk diselundupkan ke industri.

Bahkan Menteri ESDM Jero Wacik mengakui, selama ini penyelundupan BBM subsidi makin banyak karena harga BBM subsidi yang terlalu murah yaitu Rp 4.500 per liter dibandingkan BBM non subsidi sekitar Rp 9.700 per liter.

Jero Wacik tak menampik adanya penyelundupan BBM subsidi. Bahkan menurut Jero, aksi penyelundupan BBM subsidi makin banyak walaupun sudah banyak yang tertangkap. Hal ini salah satunya disebabkan oleh makin lebarnya perbedaan harga antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi.

"Kita sudah tangkap mereka, tapi yang menyelundup makin banyak lagi, semakin banyak akal-akalan mereka", kata Jero.

(wep/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Sentul City Bangun 5 Tower Rusunami 2014

Written By Unknown on Sunday, September 23, 2012 | 1:00 AM

Jakarta - Perusahaan pengembang properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berencana akan membangun beberapa tower rusunami. Pembangunan ini ditargetkan akan mulai dilakukan di tahun 2014.

Section Head Promotion, PT Sentul City Tbk, Edo Marbun mengungkapkan, perusahaan berencana untuk membangun 4 hingga 5 tower rusunami, yang akan terdiri dari ribuan unit rusunami.

"Towernya ada 4 atau 5 gitu kalau nggak salah. Target ya kapan, 2014 kira-kira plannya," ungkap Edo saat ditemui di acara BTN Pesta Kredit Perumahan Rakyat Keluarga Indonesia di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (22/9/2012).

Saat ini, Sentul City telah mengembangkan 1000 hektar lahan dari 3100 lahan yang telah dimiliki perusahaan. Dimana Edo mengatakan, 1000 hektar lahan tersebut telah dikembangkan sejak tahun 1994 hingga tahun 2014 nanti.

"Nanti yang rusunami itu masuk ke stage 1, yang 1000 hektar. Lahannya sudah disiapkan. Lokasinya dekat CBD kita, kita taruh disitu karena kita sudah buat pasar modern juga, pasar murah," ungkapnya.

Dia melanjutkan, pembangunan rusunami ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan. "Tapi planning untuk bangun rusunami itu ada. Apa lagi sentul city kan sudah go public dan di audit pemerintah dan pasti akan melakukan itu," tambahnya.

Saat ini Sentul City telah mengembangkan 1000 hektar lahan yang disebutnya sebagai stage 1 dengan periode pengembangan sejak tahun 1994-2014. Perusaah sendiri telah melakukan banyak proyek besar yakni, apartemen, perumahan, rumah sakit, hotel, sekolah, dan taman.

"Dari 1000 hektar itu, 65% green. 35% yang kita kembangkan," pungkas Edo.

(zul/ang)


1:00 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger