Copyright By www.insomniaandtheproblem.blogspot.com. Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Disukai di Hong Kong dan Taiwan, Jumlah TKI Melonjak 2 Kali Lipat

Written By Unknown on Wednesday, September 26, 2012 | 1:00 AM

Jakarta - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lebih disukai oleh pengguna tenaga kerja di Hongkong dan Taiwan dibandingkan dengan negara Timur Tengah. Namun kenyataanya, TKI lebih suka bekerja di Timur Tengah.

"TKI kita lebih disukai di Hong Kong dan Taiwan karena TKI lebih cepat berkomunikasi dengan bahasa lokal dibandingkan tenaga kerja Filipina yang lebih suka menggunakan bahasa Inggris," ungkap Country Manager Western Union Company R. Andi Kartiko Utomo Senior di acara diskusi bertajuk perkembangan remitansi TKI dan arah kebijakan pemerintah di Gedung BI, Rabu (26/9/2012).

Menurutnya adaptasi TKI untuk bahasa lokal hanya membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan untuk menguasai bahasa Hongkong dan Taiwan.

Deputi Perlindungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Lisna Y Poelongan membenarkan bahwa saat ini jumlah tenaga kerja yang ditempatkan di kedua negara yaitu Hongkong dan Taiwan melonjak dua kali lipat. Ini berdampak positif bagi TKI yang dipekerjakan di kedua negara tersebut karena tingkat penerimaan gaji mereka naik.

"Jumlahnya naik 2 kali lipat, di Hong Kong saat ini terdapat 189.000 TKI sedangkan di Taiwan 168.000, tingkat kenaikan gaji pun terjadi, di Hongkong naik 7,5% dan Taiwan naik 3,5% tetapi ini masih jauh kalah dengan minat TKI untuk kerja di Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Kuwait dan Jordania," katanya.

Seperti diketauhi, pemerintah Indonesia melakukan moratorium pada 4 negara yang sudah berjalan. Malaysia terjadi mulai bulan Juni 2009 dicabut per 1 Desember 2011. Kuwait September 2009, Yordania Juli 2010 dan Arab Saudi Agustus 2011. Moratorium yang sedang berjalan tidak mengurungkan niat TKI untuk bekerja di Timur Tengah.

"Minat mereka tinggi untuk kerja disana, karena gaji di Timur Tengah jauh lebih tinggi, itu yang membuat TKI jauh lebih besar untuk bekerja di Timur Tengah dibandingkan Hong Kong dan Taiwan," tutupnya.

(wij/hen)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Dirjen: Pegawai Pajak Idealnya 61 Ribu Orang

Jakarta - Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengaku saat ini kondisi jumlah pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak masih jauh dari standar internasional.

"Kondisi saat ini (jumlah pegawa) 31.500. Komposisinya pemeriksa 14 persen, Account Representative (AR) 20 persen, fungsi penerimaan pajak di sini masih 34 persen, sementara 66 persen bagian non pengawasan IT, dan lain-lain," ujar Fuad dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Fuad menyebutkan berdasarkan standard Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), fungsi pengawasan seharusnya 60% dari jumlah pegawai dan non pengawasan 40% dari jumlah pegawai.

Untuk itu, lanjut Fuad, dibutuhkan tambahan pegawai sekitar 61.333 pegawai baru sehingga bisa memenuhi komposisi standar pegawai setidaknya untuk pemeriksa 24%, AR 36%, dan non pengawasan 40%.

"Jadi kita butuh dua kali lipat dari yang ada saat ini, sekitar 61 ribu," tegasnya.

Fuad memperhitungkan total tambahan pegawai dari yang ada saat ini sebanyak 29.865 orang dengan jumlah pegawai pengawasan sebanyak 26.157 orang.

Berdasarkan data Ditjen Pajak, hingga 2016 ada tambahan 61.333 pegawai, di 2013 bisa menambah 8.909 pegawai, 2014 sebanyak 8.418 pegawai, di 2015 sebanyak 12.416 pegawai baru, dan di 2016 sebanyak 9.190 pegawai baru.

"Ini yang ideal tapi apakah bisa dicapai atau tidak, kami tidak memaksakan," tegas Fuad.

(nia/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

LPS: Perbankan Indonesia Tumbuh Baik di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan industri perbankan Indonesia tumbuh dengan baik di tengah perlambatan ekonomi dunia.

Ketua Dewan Komisioner LPS Heru Budiargo menjelaskan kinerja yang kinclong selama beberapa tahun belakangan ini menjadikan perbankan Indonesia menjadi perbankan yang terbaik diantara negara-negara berkembang seperti Cina, India dan Brazil.

Bahkan angka rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) terendah dalam sejarah perbankan yakni dikisaran 2,3 persen gross.

"Perbankan Indonesia dapat dikatakan salah satu yang terbaik di emerging market (negara berkembang)," kata Heru saat memberikan sambutan Seminar LPS di Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Heru juga menjelaskan, saat ini kondisi ketidakpastian ekonomi global muncul yang berasal dari krisis Eropa serta pelemahan ekonomi dari Amerika Serikat serta beberapa negara-negara berkembang. Namun, perbankan Indonesia justru mampu bertahan dengan kinerja yang baik.

"Namun daya tahan perbankan Indonesia sampai saat ini masih dapat dikatakan cukup baik yang ditunjukkan oleh indikator Banking Stability Index LPS yang masih berada dalam kategori normal," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Heru menilai tingkat pertumbuhan kredit saat ini juga telah mencapai tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu di atas 23 persen dengan NPL yang sangat rendah.

"Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) mengalami tren menurun dan saat ini berada pada angka terendah sepanjang sejarah dikisaran 2,3% gross," sebutnya.

Untuk menjaga agar perbankan Indonesia tetap sehat, maka LPS akan terus mengelola perbankan dengan prudent dan konservatif baik di tingkat makro maupun mikro, sehingga akan mencegah terjadinya risiko.

(feb/dru)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

BUMN Produsen Kondom Lepas Wamenkeu dari Komisaris Utama

Jakarta - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) hari ini resmi melepas komisaris utama perseroan, Mahendra Siregar yang merupakan wakil menteri keuangan (Wamenkeu). Mahendra digantikan oleh Firmanzah yang merupakan staf ahli presiden bidang ekonomi, juga mantan Dekan FE UI.

"Pak Firmanzah merupakan staf ahli pak presiden, dan ini merupakan hal yang luar biasa bagi RNI dalam ikut mengembangkan perekonomian dalam negeri," kata Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro di Auditorium Kantor Rajawali Nusantara Indonesia, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/12).

Mahendra Siregar, selain menjadi wakil Menteri Keuangan, juga menjadi Komisaris Utama PT Semen Gresik Tbk sejak Juni 2012. Sedangkan di PT RNI yang merupakan produsen kondom tersebut, Mahendra baru menjabat sejak Mei 2012.

"Ada yang datang dan ada yang pergi, ada yang mengawali dan ada yang mengakhiri, itu merupakan siklus hidup. Pak Mahendra tidak lama, mungkin baru beberapa saat, tapi saya bangga RNI memiliki komisaris Pak Mahendra," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN, Dahlan Iskan dalam surat keputusan RUPS-nya mengangkat Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah.

"Menghentikan dengan hormat Mahendra Siregar, dan mengangkat Firmanzah sebagai komisaris utama PT RNI sejak ditetapkan surat keputusan tanggal ditetapkan 18 September 2012," bunyi isi sebagian surat keputusan yang ditandatangani Menteri BUMN Dahlan Iskan.

(zul/hen)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Jokowi Didesak Ubah Jalan Satrio Jadi Mirip Orchard Singapura atau Ginza Tokyo

Jakarta - Pendiri properti grup Ciputra berharap banyak dengan Joko Widodo (Jokowi), pemenang pemilu Gubernur DKI Jakarta meski belum diumumkan resmi. Jokowi merupakan entrepreneur handal dan memadukan konsep sosial dalam menata suatu kota.

"Saat ide Orchard di Satrio diterima Gubernur saat itu pak Sutiyoso, dan kembali disambut oleh pak Fauzi Bowo bahkan membangun elevated road sehingga impian kita akan terwujud. Akan hadir shopping street dan harus diutamakan oleh masyarakat umum," kata Ciputra di sela-sela acara ground breaking office tower yang menjadi bagian dari Ciputra World Jakarta (CWJ) II, Rabu (26/9/2012).

"Saat ini dengan Jokowi dan Ahok kami harap akan meneruskan cita-cita ini karena dia berjiwa enterpreneur," paparnya.

Menurut Ciputra, Jokowi memiliki karakter yang unik. Walikota Solo ini menjalankan enterpreneur sosial. "Dia itu dari atas ke bawah, juga bawah ke atas. Kombinasi yang baik. Cita-cita baik. Program Jokowi bagus karena banyak menghadirkan taman-taman," tegasnya.

Ia menegaskan, perusahaannya selalu menghadirkan inovasi dalam mendirikan properti. Tidak cukup ruang, namun menciptakan jiwa seni. Ini akan hadir di Ciputra World Jakarta.

"Ini bukan cuma komersial, tapi seni rupa dan budaya. Kami akan bangun art gallery, art show, museum, dan teater," tuturnya.

(wep/ang)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Diperbolehkan Hapus Tagih, Saham Bank BUMN Bisa Terkerek

Jakarta - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan piutang dari kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) bank BUMN tidak lagi tercatat sebagai tanggungan negara memperoleh tanggapan positif.

Kepala Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengaku, putusan tersebut bisa memberikan angin segar bagi perbankan BUMN. Bahkan putusan tersebut bisa mengerek naik kinerja saham bank plat merah.

"Baik, bagus, kita perlu membedakan keuangan BUMN dengan APBN. Karena mereka (Bank-bank BUMN) punya NPL (rasio kredit bermasalah). Dulu-dulu mereka sulit melakukan itu (hapus tagih) karena akan dianggap merugikan negara," ungkap Fauzi di Pasific Place, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Dengan keputusan tersebut, Fauzi menilai kinerja saham bank-bank BUMN akan tumbuh positif.

"Dampak paling dekat, saham perbankan bisa naik. Karena artinya, bank kalau pun menghapus kredit macetnya, tapi tidak menghapus hak tagihnya. Ini sesuatu yang wajar, karena NPL perlu dihapusbukukan karena itu sesuatu yang krisis," tambahnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) hanya bisa menagih Piutang Negara. MK menghapus wewenang PUPN menagih piutang badan-badan lain seperti bank BUMN sebab piutang bank BUMN bukan piutang negara.

(feb/dru)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Dituduh Ada Penyimpangan Dana, Ini Tanggapan Bumi Resources

Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dituduh telah melakukan penyimpangan dana dalam laporan kinerjanya oleh pemegang saham pengendali, Bumi Plc. Ini tanggapan emiten berkode BUMI itu.

Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan Dileep Srivastava, Bumi Plc sebelumnya sudah menyatakan ada investigasi yang dilakukan pihak independen terhadap kinerja keuangan BUMI dan melaporkannya kepada dewan komisaris dan direksi.

"Kami belum menerima laporan, baik itu mengenai investigasi atau siaran pers (dari Bumi Plc)," kata Dileep dalam keterangan tertulis, Rabu (26/9/2012).

Dileep menambahkan, BUMI adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tunduk kepada peraturan pasar modal Indonesia.

Dengan demikian, perusahaan tambang grup Bakrie itu akan melaporkan semua hal kepada Bapepam-LK dan BEI terkait masalah tersebut, semuanya dilakukan sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

"Manajemen BUMI akan segeramelakukan tindakan atas tuduhan ini secepatnya untuk kepentingan pemegang saham, dan kami akan memberikan pengumuman kembali jika ada perkembangan," ujarnya.

Seperti diketahui, Perusahaan investasi yang tercatat di Bursa London, Bumi Plc menyatakan telah menemukan penyimpangan atas kinerja keuangan dan operasi anak usahanya di Indonesia, yaitu BUMI.

Kabar tersebut berdampak luas pada kinerja saham group Bakrie. Tidak hanya BUMI yang turun tajam, saham-saham yang masih terafiliasi juga mencatat pertumbuhan negatif.

(ang/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Wah, Bogor Bakal Punya Apartemen & Kondotel Dibanderol Mulai Rp 150 Jutaan

Jakarta - Pengembang properti Binakarya Propertindo Group (BPG) menyiapkan proyek apartemen dan kondotel pertama di Kota Bogor Jawa Barat yang diberi nama Bogor Valley Condotel.

Apartemen ini dibandrol mulai dengan harga Rp 150 jutaan untuk tipe studio, Rp 200 jutaan untuk tipe 2 kamar tidur dan Rp 260 jutaan untuk tipe 3 kamar tidur.

"Pada masa tes market ini, kami memberikan penawaran terbaik mulai dari Rp 150 jutaan, di mana ternyata respons dari masyarakat Bogor dan sekitarnya sangat luar biasa. Terbukti pada saat kami melakukan test market yang hanya berlangsung dalam beberapa waktu ini saja, kami telah menerima pemesanan 60% dari sekitar 600-an unit yang akan ditawarkan," kata Head of Corporate Communication BPG Endang Susilomurti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/9/2012)

Endang optimistis Bogor Valley Condotel bakal menjadi landmark baru kawasan Bogor. Proyek apartemen dan kondotel ini akan dibangun di atas lahan seluas 0,6 hektar. Nilai investasi yang diperlukan untuk proyek ini diperkirakan sebesar Rp 125 miliar.

Bogor Valley Condotel akan memiliki 3 tower yaitu 2 tower untuk apartemen dan 1 tower hotel yang kesemuanya dirancang untuk memiliki view Gunung Salak, Gunung Pancar dan Hambalang.

Ia menuturkan Bogor Valley Condotel merupakan perpaduan hotel dan apartemen hak milik strata title dalam satu kawasan dan memiliki lokasi di arteri sentra bisnis Bogor sekaligus akses langsung menuju tol Bogor Outer Ring Road (BORR), yaitu jalan Sholeh Iskandar, Bogor.

"Untuk mencapai Bogor Valley Condotel, dari arah Jakarta lewat tol Jagorawi, Anda bisa langsung keluar di pintu tol Sentul Selatan tanpa perlu memasuki kota Bogor," katanya.

Rencananya pada triwulan keempat tahun ini pihaknya sudah memulai tahapan pembangunan untuk kemudian melakukan serah terima bertahap pada kuartal awal 2014. Pihaknya juga sedang melakukan penjajakan dengan operator level internasional untuk mengoperasikan hotel di kawasan tersebut.

Sementara itu CEO Binakarya Propertindo Group, Go Hengky Setiawan mengatakan pihaknya ingin memberikan pilihan terbaik untuk masyarakat yang ingin berinvestasi. Ia menuturkan bagi masyarakay yang ingin memiliki investasi properti dan ingin dihuni maka apartemen akan lebih cocok karena selain menjadi sarana berinvestasi dapat juga ditempati sendiri maupun disewakan.

"Sedangkan bagi masyarakat yang murni ingin berinvestasi,mungkin kondotel yang akan dilirik karena nantinya return of investment (ROI) bisa diperoleh tanpa harus memikirkan pengoperasian unit yang telah dibeli," kata Hengky.

(hen/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Wah, Bogor Bakal Punya Apartemen & Kondotel Dibanderol Mulai Rp 150 Jutaan

Jakarta - Pengembang properti Binakarya Propertindo Group (BPG) menyiapkan proyek apartemen dan kondotel pertama di Kota Bogor Jawa Barat yang diberi nama Bogor Valley Condotel.

Apartemen ini dibandrol mulai dengan harga Rp 150 jutaan untuk tipe studio, Rp 200 jutaan untuk tipe 2 kamar tidur dan Rp 260 jutaan untuk tipe 3 kamar tidur.

"Pada masa tes market ini, kami memberikan penawaran terbaik mulai dari Rp 150 jutaan, di mana ternyata respons dari masyarakat Bogor dan sekitarnya sangat luar biasa. Terbukti pada saat kami melakukan test market yang hanya berlangsung dalam beberapa waktu ini saja, kami telah menerima pemesanan 60% dari sekitar 600-an unit yang akan ditawarkan," kata Head of Corporate Communication BPG Endang Susilomurti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/9/2012)

Endang optimistis Bogor Valley Condotel bakal menjadi landmark baru kawasan Bogor. Proyek apartemen dan kondotel ini akan dibangun di atas lahan seluas 0,6 hektar. Nilai investasi yang diperlukan untuk proyek ini diperkirakan sebesar Rp 125 miliar.

Bogor Valley Condotel akan memiliki 3 tower yaitu 2 tower untuk apartemen dan 1 tower hotel yang kesemuanya dirancang untuk memiliki view Gunung Salak, Gunung Pancar dan Hambalang.

Ia menuturkan Bogor Valley Condotel merupakan perpaduan hotel dan apartemen hak milik strata title dalam satu kawasan dan memiliki lokasi di arteri sentra bisnis Bogor sekaligus akses langsung menuju tol Bogor Outer Ring Road (BORR), yaitu jalan Sholeh Iskandar, Bogor.

"Untuk mencapai Bogor Valley Condotel, dari arah Jakarta lewat tol Jagorawi, Anda bisa langsung keluar di pintu tol Sentul Selatan tanpa perlu memasuki kota Bogor," katanya.

Rencananya pada triwulan keempat tahun ini pihaknya sudah memulai tahapan pembangunan untuk kemudian melakukan serah terima bertahap pada kuartal awal 2014. Pihaknya juga sedang melakukan penjajakan dengan operator level internasional untuk mengoperasikan hotel di kawasan tersebut.

Sementara itu CEO Binakarya Propertindo Group, Go Hengky Setiawan mengatakan pihaknya ingin memberikan pilihan terbaik untuk masyarakat yang ingin berinvestasi. Ia menuturkan bagi masyarakay yang ingin memiliki investasi properti dan ingin dihuni maka apartemen akan lebih cocok karena selain menjadi sarana berinvestasi dapat juga ditempati sendiri maupun disewakan.

"Sedangkan bagi masyarakat yang murni ingin berinvestasi,mungkin kondotel yang akan dilirik karena nantinya return of investment (ROI) bisa diperoleh tanpa harus memikirkan pengoperasian unit yang telah dibeli," kata Hengky.

(hen/dnl)


1:00 AM | 0 komentar | Read More

Transaksi Emas Pegadaian Capai 50 Ton

Written By Unknown on Tuesday, September 25, 2012 | 1:00 AM

Jakarta - Bisnis gadai PT Pegadaian (Persero) terus berkembang. Masyarakat semakin getol membeli emas dari perseroan yang diperoleh dari PT Logam Mulia (anak usaha PT Aneka Tambang). Tercatat akumulasi transaksi PT Pegadaian hingga kini mencapai 50 ton emas.

"Emas yang dipegang Pegadaian hingga kini mencapai 50 ton. Dengan nilai 1 gram Rp 500.000 saja, total nilai emas Rp 25 triliun," kata Direktur Bisnis II PT Pegadaian (Persero) Wasis Djuhar di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (25/9/2012).

Ia menambahkan, kecenderungan masyarakat untuk membeli emas murni atau logam mulia semakin tinggi. Ini terjadi akibat dorongan investasi yang semakin besar. Emas juga masih dianggap investasi paling aman atau save heaven karena nilainya jauh melebihi inflasi.

"Kenapa emas karena dilihat dari data, orang beli emas untuk investasi mencapai 19% dan jumlahnya terus naik. Justru pembelian emas melalui perhiasan turun. Emas yang tadi juga sudah disinggung, investasi ini aman," paparnya.

Pergerakan harga emas dalam negeri tercatat mengalami kenaikan. Setelah sempat berada pada posisi Rp 450.000 per gram kini sudah berada di posisi Rp 584.200 per gram (posisi terakhir).

(wep/dru)


1:00 AM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger